Selasa, 16 Februari 2021

Berpikir & bersikap Positif Pada diri Sendiri dan Orang Lain

Berpikir positif memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Terutama ketika sedang tertimpa suatu masalah, tidak sedikit orang yang cenderung berpikiran negatif. Hal tersebut berpotensi membuat pelakunya cemas, khawatir, dan tertekan. Padahal, berpikir positif dapat memberi pengaruh yang baik untuk keadaan psikologis kita. Pola pikir ini juga bisa membuat kita lebih menikmati hidup. Lantas, bagaimana cara berpikir positif?

A. Pengertian

Ada perbedaan kecil yang cukup signifikan pada diri setiap orang, dan perbedaan kecil itu dapat menjadi perbedaan yang cukup besar. Sedikit perbedaan tersebut adalah cara berpikir dan sikap. Cara berpikir dan sikap inilah yang membedakan seseorang memiliki sikap positif atau negatif. Arti positive thinking sebenarnya sangat sederhana. Memang benar bahwa ada dua cara utama dalam berpikir yaitu, positive thinking atau negative thinking. Sebelum rekan-rekan Career Advice membaca artikel ini lebih lanjut, mari kita simak pengertian positive thinking terlebih dahulu. Positive thinking adalah suatu sikap mental yang membuat kita berharap untuk mendapatkan hasil yang baik, bahkan terbaik dan menguntungkan. Ciri-ciri positive thinking di antaranya adalah selalu bersikap tenang, berpikir positif, tidak mudah khawatir dan selalu berusaha untuk bersikap bijak dalam menghadapi ujian kehidupan.

Dengan kata lain, positive thinking artinya proses dalam menciptakan pikiran yang baik dan mengubah energi positif menjadi suatu kenyataan. Nah, dari arti positive thinking kita sudah bisa memahami bagaimana cara berpikir positif dapat memberikan rasa optimis dalam menghadapi suatu keadaan yang mungkin tidak menyenangkan. Intinya, kekuatan positive thinking dapat menciptakan kebahagiaan, kesehatan, serta ketenangan lahir dan batin dalam menghadapi situasi apapun.

Menurut website very well mind dot com, ada banyak manfaat positive thinking yang perlu kita ketahui. Salah satu tujuan untuk mengetahuinya adalah agar kita semua semakin yakin dan percaya diri untuk terus berpikir positif dalam menjalani kehidupan, karena sebenarnya ketenangan dan keberhasilan kita dalam menghadapi kehidupan yang rumit ini dapat ditentukan dari bagaimana cara berpikir dan bersikap kita merespon hal-hal kecil maupun besar.

B. Manfaat berfikir Positif

1. Positive Thinking Membantu Mengatasi Stres dengan Lebih Cepat dan Lebih Efektif.

Stres adalah salah satu hal yang paling sulit untuk dihindari. Perubahan yang terjadi dengan sangat cepat, kejadian yang datang tanpa sesuai harapan, atau kegagalan yang menghampiri setelah berjuang habis-habisan, hal-hal tersebut dapat memicu timbulnya perasaan stres dengan sangat cepat. Namun, positive thinking dapat menurunkan bahkan menghilangkan perasaan stres yang datang menghampiri kehidupan kita.

Orang-orang dengan positive thinking akan berusaha sekuat tenaga untuk berkonsentrasi terhadap penyelesaian masalah daripada menyesali keadaan seakan-akan dirinya lah yang paling menderita. Orang-orang yang selalu positive thinking, hidupnya akan selalu bahagia karena mereka tidak mempedulikan pikiran negatif yang mencoba mengganggu pikiran mereka.

Hasil riset menunjukkan bahwa ketika seseorang bersikap optimis dan mempertahankan positive thinking dalam menghadapi keadaan yang mengecewakan, mereka cenderung lebih fokus pada hal-hal yang dapat mereka lakukan untuk menyelesaikan situasi tersebut. Dengan kata lain, mereka tidak memikirkan hal-hal yang tidak dapat mereka ubah, namun fokus pada hal-hal apa yang mereka bisa lakukan. Mereka langsung menyusun rencana tindakan, meminta bantuan dan nasihat bijak dari orang-orang terpercaya.

2. Positive Thinking Membantu Kita Membina Hubungan Baik dengan Sesama.

Positive thinking akan membantu kita untuk terjauhkan dari perasaan “baper” atau bawa perasaan yang ujung-ujungnya membuat kita menjadi pribadi yang terlalu sensitif. Kenyataannya, tidak semua orang yang kita jumpai akan bersikap ramah seperti apa yang kita lakukan kepada orang lain.

Bisa saja saat kita ingin berkenalan, orang tersebut terlihat cuek atau memperlihatkan wajah masamnya kepada kita. Namun, dengan mempertahankan positive thinking dalam pikiran kita, semua faktor eksternal yang dapat membuat hati dan perasaan menjadi sedih akan segera terlewatkan begitu saja. Kita akan lebih mudah membina hubungan baik dengan sesama, tanpa perasaan curiga, was-was atau perasaan negatif lainnya.

Fakta lain membuktikan bahwa orang-orang akan lebih tertarik dan suka bergaul dengan orang-orang dengan positive thinking yang kuat. Itulah sebabnya, orang-orang yang ber-positive thinking cenderung memiliki kehidupan sosial yang lebih aktif daripada orang lain.

3. Positive Thinking Membuat Kita Menjadi Lebih Percaya Diri.

Positive thinking akan mendorong para individu untuk mencintai dan menghargai diri mereka apa adanya. Dengan begitu, mereka akan menjadi individu yang lebih percaya diri, tanpa harus menjadi orang lain. Positive thinking akan membuat setiap orang tersadar bahwa Tuhan menciptakan mereka dengan kelemahan dan kelebihan yang berbeda satu sama lain, sehingga mereka menjadi makhluk yang unik tanpa harus iri dan dengki dengan sesama.

4. Positive Thinking Membuat Kita Menjadi Lebih Fokus dan Konsentrasi.

Menjaga dan mempertahankan positive thinking dalam diri kita akan membuat kita tersadar bahwa setiap permasalahan yang datang bukanlah akhir dari kehidupan ini. Semuanya tergantung dengan bagaimana sikap kita dalam merespons atau menyikapi setiap permasalahan yang ada.

Positive thinking akan membimbing kita menjadi individu yang tidak mudah khawatir atau ketakutan yang berlebih dalam menghadapi masalah. Dengan begitu, positive thinking akan menjadikan kita sebagai individu yang lebih fokus dan konsentrasi terhadap hal-hal penting.

5. Positive Thinking Membantu Kita untuk Memiliki Kesehatan yang Lebih Baik.

Bukan hanya pikiran saja yang menjadi lebih tenang, namun kesehatan juga akan stabil dan semakin membaik. Fakta memiliki bukti-bukti bahwa para individu dengan positive thinking yang kuat cenderung hidup lebih lama atau panjang umur, dibandingkan mereka yang hidupnya selalu dihantui dengan negative thinking.

6. Positive Thinking Membantu Kita Menjadi Lebih Sukses dalam Hidup.

Kegagalan? Hmm, bagi mereka dengan positive thinking yang tinggi, kegagalan hanyalah pintu peluang kesuksesan lain atau seperti “batu loncatan” untuk membawa mereka kepada kesuksesan yang diinginkan. Orang-orang dengan positive thinking cenderung menjauhi kesedihan pada kegagalan yang mereka alami. Namun, mereka akan fokus pada peluang-peluang emas lainnya.

Dalam hal ini, positive thinking akan menjadikan mereka sebagai individu yang terbuka untuk belajar dan mencoba sesuatu hal yang baru. Itulah sebabnya mereka menjadi lebih sukses dalam karier mereka.

7. Positive Thinking Membantu Kita untuk Memiliki Kehidupan yang Lebih Bahagia.

Positive thinking dan kebahagiaan seakan-akan menjadi satu paket yang tidak bisa dipisahkan. Sudah menjadi rahasia umum, jika seseorang selalu berpikir positif, orang tersebut cenderung merasa bahagia setiap saat. Layaknya hukum tarik-menarik, orang-orang dengan positive thinking juga akan mendapatkan hal-hal positif yang membahagiakan dalam hidupnya. Ketika individu berterima kasih dan bersyukur atas semua hal yang dimilikinya, maka dirinya akan mendapatkan hal yang lebih banyak lagi. Yuk, menjadi lebih bahagia dengan memiliki positive thinking mulai dari sekarang.

C. Bagaimana Positive Thinking dapat Mengubah Hidup Kita?

Selama bertahun-tahun banyak penelitian yang dilakukan tentang efek positive thinking yang menghasilkan kata-kata positif thinking serta ketentraman hidup. Begitu juga sebaliknya, efek negatif mengubah pikiran kita menjadi negatif. Salah satu contoh positive thinking yang dapat mengubah hidup kita adalah seseorang tidak merasa putus asa atau berpikir negatif ketika kegagalan secara terus menerus menghampirinya. Individu tersebut terus merasa optimis dan menjaga positive thinking-nya. Ketika persiapan matang yang dimilikinya bertemu dengan peluang emas, maka kesuksesan tidak bisa pergi lagi dari kehidupannya. Ini baru satu contoh positive thinking yang dapat mengubah hidup kita dari seorang yang gagal menjadi orang yang sukses.

D. Langkah – langkah agar selalu berpikir positif

– Jadilah optimis dan mengharapkan hasil yang baik dalam segala situasi.
– Cari alasan untuk tersenyum lebih sering.
– Visualisasikan hanya apa yang Anda inginkan terwujud
– Libatkan diri Anda dalam kegiatan rekreasi menyenangkan.
– Baca dan kutipan yang inspirasional.
– Ikuti gaya hidup sehat. Olahraga setidaknya tiga kali seminggu.
– Bergaulah dengan orang yang selau berpikir positif.

Belajar berpikir positif dapat kita lakukan dimana-mana, di setiap langkah kehidupan yang harus kita lalui. Semakin kita mau belajar untuk berpikir positif dan tetap berusaha berpikir positif, maka itu sama artinya kita telah mengembangkan kualitas diri kita tanpa harus kita membuat kesalahan yang tidak perlu kita lakukan.

Ada 12 tips untuk membangun sikap menjadi lebih Positif, antara lain :

1. Bersikap Optimis.

Orang yang pesimis itu focus kepada yang negative (seperti selalu melihat kekurangan pada diri maupun objek lain di luar dirinya). Sedangkan yang optimis focus memandang yang positif (seperti selalu melihat kelebihan dan peluang keberhasilan pada diri maupun objek lain di luar dirinya) Siapakan yang lebih baik cara pandangnya? Siapakah yang lebih mungkin bahagia, lebih yakin dan lebih pasti?

2. Menerima segalanya apa adanya

Ini tidaklah berarti bahwa kamu menjadi tak semangat dan menyerah. Artinya kamu tidak bergumul, merengek, dan memebenturkan kepalamu ke tembok ketika segalanya tidak beres. Sebenarnya perilaku yang menjadikan kamu korban yang tiada berdaya (yang memakanmu itulah yang menambah beban atas semangatmu). “Terimalah segalanya apa adanya, bukan seperti yang kamu angankan saat ini. Masa lalu sudah lewat, masa depan masih misteri dan saat inilah karunia, itulah sebabnya saat ini disebut “present = hadiah”. Oleh karenanya saat ini pergunakanlah sebaik – sebaiknya.

3. Cepat pulih

Mengembangkan sikap – sikap positif tidaklah berarti bahwa kamu tidak akan pernah mengalami kepedihan, penderitaan, atau kekecewaan. Selain itu, mengembangkan sikap – sikap positip tidaklah berarti kamu seharusnya mengabaikan masalah. Masalahpun selalu mempunyai sisi sebaliknya. Kalau kamu gagal dalam ujian, belajarlah lebih giat lagi atau cari pembimbing. Kalau kamu kehilangan teman, perbaikilah persahabatan tersebut, atau mencari teman baru. Kalau kamu tidak suka penampilanmu, kembangkanlah kepribadian kamu yang fantastis.

4. Mind Set

Mulailah dengan menolak hal – hal yang suram, sungginglah senyum. Kalau kamu melontarkan kata – kata yang positif, pemikiran – pemikiran yang positif, dan perasaan – perasaan yang positif, maka orang – orang (serta hal – hal) yang positif akan tertarik kepadamu.

5. Bersikap antusias.

Sambutlah setiap harinya dengan semangat. Laksanakanlah tugas – tugasmu dengan penuh semangat. Semakin kamu bersemangat, maka semakin orang – orang disekelilingmu punmerasa dan bersikap demikian, “Semangatlah…..!”

6. Lebih peka.

Kalau kamu lebih peka terhadap masalah – masalah potensial, maka kamu bisa lebih siap menghadapinya dan bahkan mengelak. Kamu juga bisa peka terhadap pengalaman – pengalaman positif. Misal, bila kamu dengar pengumuman tentang uji coba tim atau klub baru, maka catatlah waktu dan tempatnya dan berencanalah mengikutinya, kamu akan memperoleh sesuatu hal yang baru.

7. Humor.

Kalau kamu melakukan sesuatu yang konyol (semua orangpun pernah) jangan melewatkan peluang untuk menertawakan diri sendiri. Itulah salah Satu sukacita besar kehidupan. Kalau kamu banyak tertawa, kamu akan sehat. Tawa itu mengeluarkan kimiawi tertentu dalam tubuhmu yang merangsangmu dan dapat memebantumu bertumbuh dengan sehat. Humor dan tertawa itu sehat.

8. Sportif

Sportif artinya menerima kekalahan dengan positif sambil tersenyum, menjabat tangan sang pemenang, tidak menyalajkan orang lain taua keadaan atas kekalahan itu. Sikap ini bisa memenangkan teman seandainyapun kamu tidak memenangkan pertandingan atau kompetisinya. “Sportif” berarti pula tidak perlu mengejek yang kalah ketika kamu menang.

9. Rendah hati

Kalau kamu benar benar berkepentingan terhadap sesame, mereka akan melihat kualitas baikmu seandainyapun kamu tidak mengiklankannya. Mereka tidak akan merasa bahwa kamu berusaha memanipulasi mereka, berbuatlah untuk sesama karena Tuhanmu

10. Bersyukur

Renungkanlah : Mungkin banyak sekali yang bisa kamu syukuri. Rasa syukur membuatmu tersenyum. Itu membuatmu senang dengan kehidupanmu. Dan orang lain pun senang di dekatmu. Bersyukur bisa memberikan ketenangan bagi dirimu.

11. Beriman

Bagi sementara orang, ini berarti percaya kepada Allah Yang Maha Kuasa atau kuas yang lebih tinggi lainnya. Beriman artinya percaya bahwa segalanya akan beres bagimu dan bahwa kamu bisa membereskan segalanya sendiri. Kalau kamu perkirakan akan gagal, mungkin mencapai sasaranmu.

12. Berpengharapan

Pengharapan mungkin merupakan sikap positifmu yang terpenting dasar bagi segala sikap positif lainnya. Apakah yang kamu harapkan? Apa sajakah impianmu?Apa sajakah ambisimu? Maksudmu dalam kehidupan ini? Kalau kamu mau mempertimbangkan pertanyaan – pertanyaan tersebut kamu sudah menjadi individu yang berpengharapan. “Pengharapan adalah sesuatu yang bersayap – Yang hingga pada Jiwa – Dan bersenandung tanpa kata – Dan tidak pernah berhenti – sama sekali.


“Semoga harapanmu tercapai dan mulialah dari hari ini”

Sumber : https://ahmadfachriansyah13.wordpress.com/2014/02/16/bk-berfikir-dan-bersikap-positif/

https://www.studilmu.com/blogs/details/pengertian-dan-manfaat-positif-thinking-serta-bagaimana-ini-dapat-mengubah-hidup-kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Absen dikomentar ini dengan Format Nama Lengkap dan Kelas.