Rabu, 17 Februari 2021

Mengenal Dunia Industri

Pengertian dasar dunia industri- kebanyakan orang mengasumsikan bahwa industri hanyalah kegiatan ekonomi manusia yang mengolah bahan baku/ bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau bahan jadi. Padahal pengertian industri sangatlah luas, proses industri ini meliputi semua kegiatan manusia dalam suatu bidang tertentu yang sifatnya produktif dan komersial. Kata industri berasal dari bahasa Francis kuno yaitu "industrie" yang berarti aktivitas, tetapi kata tersebut dasarnya berasal dari bahasa latin yaitu "Industria" yang memiliki arti kerajinan dan aktivitas.


A. Pengertian Industri

Dalam arti luas industri adalah suatu bidang yang bersifat komersial yang menggunakan keterampilan kerja serta teknologi untuk menghasilkan suatu produk dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Produk industri tidak hanya berupa barang (manufaktur) tetapi juga dalam bentuk jasa (pelayanan), contoh hasil produksi dalam bentuk jasa seperti misalnya perbankan, asuransi, transportasi, jasa pengiriman barang dan sebagainya.

Suatu Industri identik dengan tempat dimana berlangsungnya suatu perindustrian yaitu pabrik, dalam arti luas pabrik adalah tempat manusia, mesin atau teknologi, material, energi, modal dan sumberdaya dikelola bersama-sama dalam suatu sistem produksi dengan tujuan menghasilkan suatu produk dan jasa yang efektif, efisien dan aman yang siap digunakan oleh masyarakat umum maupun dapat diolah lebih lanjut untuk menghasilkan jenis produk yang lainnya. Pabrik identik dengan pengolahan bahan baku dan menghasilkan produk jadi dalam bentuk barang.

Industri jasa adalah (Service Industries) adalah industri yang bergerak dalam bidang pelayanan atau jasa, baik untuk melayani maupun menunjang aktifitas industri yang lain serta dapat juga memberikan pelayanan langsung terhadap masyarakat (kosumen). Industri jenis ini biasanya melakukan aktivitas di dalam suatu gedung (perkantoran).

B. Perbedaan Dasar Industri Manufaktur dan Industri Jasa

Dalam pengertian di atas, tentu kita dapat menemukan perbedaan dasar antara kedua jenis industri tersebut, seperti berikut:

Industri manufaktur memiliki kemungkinan yang kecil dalam hal kontak langsung dengan konsumen karena aktifitas industri tersebut lebih banyak dilakukan dalam suatu pabrik sedangkan industri jasa memiliki pegawai khusus yang bertugas untuk melayani para konsumen.
Industri manufaktur merupakan industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi sehingga dapat digunakan oleh para konsumen dan masyarakat umum, sedangkan industri jasa yang menyediakan pelayanan jasa kepada konsumen yang membutuhkan.

Produk dari industri manufaktur bersifat tahan lama dan bersifat fisik (memiliki wujud) sedangkan industri jasa tidak berwujud.

Hasil keluaran (produk) dari industri manufaktur dapat disimpan dengan jangka waktu tertentu sedangkan hasil dari industri jasa hanya dapat dinikmati.

Jangka waktu kerja industri manufaktur relatif lebih lama jika dibandingkan dengan industri jasa.

C. Industri Hulu dan Industri Hilir

Industri dapat digolongkan dalam beberapa kategori, salah satunya yaitu berdasarkan proses produksinya yang sering disebut dengan indistri hulu dan industri hilir, berikut penjelasannya masing-masing:
  • Industri Hulu
Merupakan industri yang hanya melakukan proses pengolahan bahan mentah menjadi produk antara (setengah jadi) atau dengan kata lain hanya menyediakan bahan baku untuk proses pengolahan industri lain. contohnya, industri kayu lapis, pabrik mesin, pabrik baja dan lain sebagainya. Khusus industri migas, biasanya industri hulu meliputi tahap explorasi sampai dengan tahap pengeboran minyak bumi.
  • Industri Hilir
Merupakan industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi produk jadi sehingga industri ini menghasilkan produk yang telah siap digunakan oleh masyarakat, contohnya industri makanan, industri otomotif, industri pesawat dan pabrik mebel. Khusus industri migas. pada dasarnya industri hilir meliputi proses pengolahan minyak bumi hingga pemasaran.

Dari penjelasan di atas, tentu kita dapat menyimpulkan bahwa, dunia industri memiliki pengaruh bagi kehidupan manusia saat ini. Tanpa danya perindustrian maka kebutuhan masyarakat tidak akan tercukupi, karena sebagian besar kebutuhan masyarakat berasal dari hasil industri seperti makanan, aksesoris, kontruksi bangunan, teknologi, perbankan, jasa pengiriman dan masih banyak lagi.

D. Macam-macam Industri di Dunia

Ada bermacam jenis industri yang dapat di temukan di Indonesia. Berikut adalah macam-macam industri, yaitu: 

1. Industri Primer

Industri primer berkaitan dengan produksi barang dengan bantuan alam. Ini adalah industri yang berorientasi alam, yang membutuhkan usaha manusia yang sangat sedikit. Contohnya Pertanian, kehutanan, perikanan, hortikultura, dan yang lain seperti contoh industri nonekstraktif.

2. Industri Sekunder

Industri ini akan terlibat dalam produksi ulang dan perbanyakan rempah tanaman dan hewan tertentu dengan objek penjualan. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan tersebut. Misalnya pembibitan tanaman, pemeliharaan ternak sapi, unggas, peternakan, dll.

3. Industri Ekstraktif

Industri ekstraktif berkaitan dengan ekstraksi atau pengambilan barang dari tanah, udara atau air. Umumnya produk industri ekstraktif masuk dalam bentuk mentah dan digunakan oleh industri manufaktur dan konstruksi untuk memproduksi produk jadi. Misalnya industri pertambangan, mineral batubara, industri minyak, bijih besi, ekstraksi kayu dan karet dari hutan, dll.

4. Industri Manufaktur


Industri manufaktur bergerak dalam mentransformasikan bahan baku menjadi produk jadi dengan bantuan mesin dan tenaga kerja. Barang jadi bisa berupa barang konsumsi atau barang barang. Misalnya tekstil, bahan kimia, industri gula, industri kertas, dll.

5. Industri Konstruksi

Industri konstruksi mengambil pekerjaan konstruksi bangunan, jembatan, jalan, bendungan, kanal, dan lain-lain. Industri ini berbeda dengan industri jenis lain karena dalam hal barang industri lain dapat diproduksi di satu tempat dan dijual di tempat lain. Tapi barang yang diproduksi dan dijual oleh industri konstruktif dipasang di satu tempat.

6. Industri Jasa

Di zaman modern, sektor jasa memainkan peran penting dalam pembangunan bangsa dan oleh karena itu dinamai sebagai industri jasa. Industri utama, yang termasuk dalam kategori ini, meliputi industri perhotelan, industri pariwisata, industri hiburan, dll yang merupakan penjabaran dari contoh industri fasilitatif.

7. Industri Kuarter

Merupakan industri yang melibatkan penggunaan industri teknologi tinggi. Orang-orang yang bekerja untuk perusahaan-perusahaan ini sering berkualifikasi tinggi dalam bidang pekerjaan mereka. Perusahaan riset dan pengembangan adalah tipe bisnis yang paling umum di sektor ini merupakan salah satu contoh industri menengah

8. Hasil Barang


Semua perusahaan akan menghasilkan barang produksi sama terkait dalam satu atau dengan lain cara. Contohnya:

Bahan baku kapas diekstraksi oleh industri primer

Kapas kemudian bisa diubah menjadi barang pakaian di industri sekunder.

Industri tersier dapat mengiklankan barang di majalah dan surat kabar.

Industri kuartener mungkin melibatkan produk yang diiklankan atau diteliti untuk memeriksa apakah item pakaian memenuhi standar yang diklaimnya juga.

Berikut adalah Macam-Macam Industri berdasarkan Kekuatan Tenaga Kerja

1. Industri Skala Besar


Industri yang mempekerjakan sejumlah besar buruh di setiap unit disebut industri berskala besar. Industri tekstil kapas atau jute adalah industri berskala besar.

2. Industri Skala Menengah


Industri yang mempekerjakan tidak banyak atau sangat kecil jumlah buruh dimasukkan ke dalam kategori industri skala menengah. Industri daur, industri radio dan televisi adalah beberapa contoh industri skala menengah.

3. Industri Kecil

Industri yang dimiliki dan dijalankan oleh perorangan dan yang mempekerjakan sejumlah kecil buruh disebut industri skala kecil.

Berdasarkan Barang Baku dan Barang Jadi

Industri yang diklasifikasikan berdasarkan bahan baku dan barang jadi adalah:

1. Industri berat

Industri yang menggunakan bahan baku berat dan besar dan menghasilkan produk dari kategori yang sama disebut industri berat. Industri besi dan baja menyajikan contoh bagus industri berat.

2. Industri Ringan

Industri ringan menggunakan bahan baku ringan dan menghasilkan produk jadi yang ringan. Penggemar listrik, mesin jahit adalah industri ringan.

Atas dasar Kepemilikan

Sejak dimulainya rencana pengembangan ekonomi di Indonesia India, industri dibagi dalam empat kelas berikut:

1. Industri Sektor Swasta

Industri yang dimiliki oleh perorangan atau perusahaan yang di kelola dan dimiliki oleh pihak swasta disebut industri sektor swasta.

2. Industri Sektor Publik


Industri milik negara dan agensinya yang akan dimiliki oleh di kelola demi kepentingan orang banyak atau masyarakat adalah industri sektor publik.

3. Industri Sektor Gabungan

Industri yang dimiliki bersama oleh perusahaan swasta dan negara atau agensinya yang bersama sama mengembangkan industri tersebut jatuh dalam kelompok industri sektor gabungan.

4. Sektor Industri Koperasi

Industri yang dimiliki dan dijalankan secara kooperatif oleh sekelompok orang yang pada umumnya produsen bahan baku industri tertentu seperti pabrik gula yang dimiliki dan dijalankan oleh petani disebut industri sektor koperasi.

Pada Dasar Sumber Bahan Baku

Atas dasar sumber bahan baku, industri diklasifikasikan sebagai berikut:

1. Industri Berbasis Agro

Industri berbasis agregat adalah industri yang memperoleh bahan baku dari pertanian. Tekstil katun, tekstil goni, gula dan minyak sayur merupakan industri representatif kelompok industri berbasis agro.

2. Industri Berbasis Mineral

Industri yang menerima bahan baku terutama dari mineral seperti industri besi dan baja, aluminium dan semen termasuk dalam kategori ini.

3. Industri Berbasis Pastoral

Industri ini bergantung pada hewan untuk bahan bakunya. Jangat, kulit, tulang, tanduk, sepatu, susu, dan sebagainya adalah beberapa industri berbasis pastoral.

4. Industri Berbasis Hutan

Papan kartu kertas, lac, rayon, resin, penyamakan kulit, peralatan pengering, industri keranjang disertakan dalam industri jenis ini.

Berdasarkan Kriteria Ekonomi

Untuk membantu mereka memahami industri tempat perusahaan berinteraksi, parapakar ekonomi telah mengelompokkan industri menjadi tiga struktur dasar. Ketiga struktur tersebut adalah sebagai berikut:
  • Persaingan Sempurna
Persaingan sempurna terjadi di industri ketika banyak perusahaan kecil bersaing satu sama lain. Perusahaan dalam industri yang kompetitif menghasilkan tingkat output yang optimal secara sosial dengan biaya seminimal mungkin per unitnya.
  • Monopoli
Adalah perusahaan yang tidak memiliki pesaing di industri. Ini mengurangi output untuk menaikkan harga dan meningkatkan keuntungan. Dengan demikian, ia menghasilkan tingkat output yang kurang optimal secara sosial dan menghasilkan biaya yang lebih tinggi daripada perusahaan yang kompetitif.
  • Oligopoli
Sebuah oligopoli ialah sebuah industri dengan hanya beberapa perusahaan. Jikalau mereka berkolusi, mereka mengurangi output dan meningkatkan keuntungan seperti monopoli. Akan tetapi, karena insentif yang kuat untuk menipu kesepakatan kolusi, perusahaan oligopoli sering kali saling bersaing satu sama lain.

Sumber : http://www.detectionperfection.com/macam-macam-industri-yang-ada-di-dunia/

1 komentar:

Silahkan Absen dikomentar ini dengan Format Nama Lengkap dan Kelas.