Selasa, 24 Agustus 2021

KEJUJURAN DAN INTEGRITAS

        Jujur menjadi salah satu sifat yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sifat jujur disebut sudah tertanam dalam diri seseorang. Namun, alangkah lebih baik jika dilatih sejak masih kanak-kanak agar terbiasa saat beranjak dewasa.


Secara umum, jujur merupakan sebuah sifat yang membutuhkan kesesuaian sikap antara perkataan yang diucapkan dan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Artinya, seseorang dapat dikatakan jujur jika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan sebenarnya, disertai tindakan yang seharusnya.

A. Pengertian Jujur

        Menurut ahli Mohammad Mustari, pengertian jujur adalah suatu perilaku manusia yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, baik terhadap dirinya maupun pihak lain.

Seseorang yang menanamkan sifat jujur akan mendapatkan manfaat baik dalam hidupnya. Antara lain perasaan tenang, terbiasa bertanggungjawab, dijauhkan dari perilaku melanggar norma, dan dapat dipercaya orang lain.



Kejujuran merupakan bagian dari sifat positif manusia. Kejujuran adalah bagian dari harga diri yang harus dijaga karena bernilai tinggi. Kehilangan uang bisa dicari lagi, tapi kehilangan kejujuran di mana harus dicari?

Jujur itu mahal harganya, orang merusak kejujuran sangsinya akan berat dan berlangsung lama. Kejujuran diikat dengan hati nurani manusia, dan keduanya itu merupakan anugerah dari Allah Swt. Dua eleman ini saling keterkaitan.

Ketika ucapan tak sesuai dengan kenyataan, hati menjadi risau karena ucapan dirasa tak jujur. Jujur memang indah, sikap jujur membuat hidup kita lebih tentram tanpa ada tekanan dari luar maupun dari batin kita sendiri. Coba bayangkan ketika kejujuran dinafikkan pasti hidup kita tak pernah tenang. Kebohongan pertama pasti harus ditutup dengan kebohongan kedua dan seterusnya. Yang pasti kebohongan itu sangat melelahkan dan membebani hati nurani, hidup tak nyaman dan diselubungi rasa was-was.

Beberapa contoh sifat jujur dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari ranah keluarga sampai lingkungan masyarakat luas. Contoh dalam keluarga adalah memberitahukan hasil ujian sekolah kepada orangtua dengan sebenarnya meski mendapat nilai buruk, mengembalikan uang belanja yang diberikan oleh orangtua, dan berterus terang saat melakukan kesalahan.

Di lingkungan sekolah, sifat jujur juga dapat ditemukan saat mengerjakan tugas atau ujian tanpa mencontek, mengembalikan buku perpustakaan tepat waktu, dan berkata jujur terhadap teman maupun guru.

Sementara dalam lingkungan bermasyarakat, contoh sifat jujur bisa dalam bentuk mematuhi rambu lalu lintas di jalan, tidak menyuap petugas kepolisian saat sedang ditilang karena kelalaian diri sendiri, memberikan informasi yang sebenarnya saat ada yang bertanya alamat di jalan.

B. Pengertian Integritas

    Apa yang dimaksud dengan integritas? Secara umum, arti integritas adalah kualitas kejujuran dan prinsip moral di dalam diri seseorang yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupannya secara menyeluruh.




Pengertian integritas adalah suatu kepribadian seseorang yang bertindak secara konsisten dan utuh, baik dalam perkataan maupun perbuatan, sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik. Seseorang dianggap berintegritas ketika ia memiliki kepribadian dan karakter berikut; 
  • Jujur dan dapat dipercaya 
  • Memiliki komitmen 
  • Bertanggung jawab 
  • Menepati ucapannya 
  • Setia 
  • Menghargai waktu 
  • Memiliki prinsip dan nilai-nilai hidup 
Kata “integritas” berasal dari Bahasa Latin, yaitu “integer” yang mengandung arti; 
Keteguhan sikap dalam mempertahankan prinsip yang menjadi landasan hidup dan melekat pada diri seseorang sebagai nilai-nilai moral.

Mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. 

Dari penjelasan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa integritas adalah jati diri seseorang dan merupakan lawan langsung dari kemunafikan.

1. Arti Integritas Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa pengertian integritas, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Andreas Harefa

Menurut Andreas Harefa, arti integritas adalah suatu kunci kehidupan yang dapat diamati secara langsung, yaitu menunjukkan kejujuran, berkomitemen, dan melakukan sesuatu dengan konsisten.

2. Henry Cloud

Menurut Henry Cloud, arti integritas adalah sesuatu yang sangat berhubungan dengan keutuhan dan kefektifan seseorang sebagai insan manusia dalam menjalankan fungsinya sesuai dengan yang telah dirancang sebelumnya.

3. Ippho Santoso

Menurut Ippho Santoso, pengertian integritas adalah suatu keadaan menyatunya pikiran, perkataan, dan berbuatan sehingga melahirkan reputasai dan kepercayaan.

4. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI, arti integritas adalah mutu, sifat, dan keadaan yang menggambarkan kesatuan yang utuh, sehingga memiliki potensi dan kemampuan memancarkan kewibawaan dan kejujuran.

            Integritas merupakan gambaran diri kita dalam suatu organisasi yang terlihat dari perilaku dan tindakan sehari-hari. Integritas dapat menunjukkan konsistensi antara ucapan dan yakinan yang tercermin dalam perbuatan sehari-hari. Seseorang yang memiliki integritas biasanya berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara, sehingga perilaku dan tindakannya sesuai dengan apa yang diucapkannya. Integritas merupakan sebuah rasa sabar dan syukur, sehingga seseorang yang berintegritas ketika mendapat ujian akan bersabar dan ketika menerima kebagaiaan akan bersyukur.

        Mengapa intergritas penting dimiliki oleh seseorang? Karena, integritas merupakan suatu ketahanan diri untuk tidak tergoda dengan berbagai macam desakan yang mengutamakan kepentingan dan keuntungan diri sendiri. Integritas juga dapat diartikan sebagai suatu konsep yang berkaitan dengan konsistensi dalam suatu tindakan, nilai, metode dan prinsip. Di dalam dunia kerja, integritas merupakan suatu nilai penting yang dicari oleh rekuter. Karena, orang yang berintegritas umumnya memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter yang kuat.

        C. kejujuran dan kepercayaan

        Kejujuran merupakan pangkal dari kepercayaan, yang menilai Anda jujur adalah Allah, Sang Pencipta dan orang-orang di sekitar Anda. Sedangkan kepercayaan adalah imbas positis dari sikap jujur. Orang yang mendelegasikan kepercayaan merupakan hasil dari penilaiannya terhadap sikap kita. Jadi sekali lagi kepercayaan adalah amanah yang harus dijaga erat. 



Karena kepercayaan tak timbul dari penilaian sesaat pula. Orang lain berteman terhadap kita digerakan dari rasa kepercayaan pula, pikiran postitif menimbulkan persepsi bahwa si A kelihatannya memegang prinsip kejujuran dan bisa dipercaya. Di lain contoh kejujuran juga bagian dari syarat kenaikan jabatan dalam sebuah sistem manajemen di perusahaan. 

Pemimpin perusahaan hanya menunjuk karyawan yang berprestasi baik terutama yang memegang prinsip kejujuran. Pemimpin menaruh kepercayaan full kepada karyawannya untuk menyelesaikan tugas kantornya. Kejujuran juga berlaku di sekolah dari TK sampai universitas, bahkan di sinilah kejujuran diajarkan sekaligus diuji tingkat kekuatannya. 

Di sekolah setiap ada menempuh ujian kenaikan kelas maupun ujian akhir peserta dilarang keras menyontek, karena melanggar norma kejujuran. Setiap ada peserta ujian yang berbuat curang terkena tindakan hukuman dari sekolahan. Namun ujian yang paling berat justru ketika siswa lulus sekolah dan kembali dalam kehidupan bermasyarakat dan bekerja di perusahaan atau mengabdi menjadi Pegawai Negeri Sipil di situlah banyak godaan yang mengancam norma kejujuran. 

Tak ada pengawasan yang ketat dan hati nurani dipertaruhkan demi materi yang bukan haknya. Kalau iman kita tak diikat kuat dari ibadah, bakalan kebobolan. Itulah mengapa di Indonesia banyak sekali kasus korupsi, bahkan menjadi negara yang paling korup nomer tiga di dunia. Sangat melalukan bukan? 

Kejujuran yang selama masa sekolah dijunjung tinggi, ternyata hilang karena godaan setan. Koruptor yang terbukti bersalah menggelapkan uang negara, alih-alih malu, malah menunjukan ekpresi tak bersalah. Sungguh menjijikan. Mereka taksadar bahwa dia adalah contoh buruk bagi pelajaran norma kejujuran. Selama orang tak jujur bakalah kehilangan harga diri didepan masyarakat dan Allah. 

Masyarakat sudah tak percaya lagi terhadap pejabat dan pelaku yang terbukti menyelewengkan kepercayaan. Untuk membangkitkan kepercayaan dari masyarakat sangat sulit, karena nilai kejujuran sudah dirusak sendiri. 

    D. Kejujuran Adalah Harga Diri

        Kejujuran adalah harga mati yang harus dipegang sampai mati pula. Jujur di dunia selamat di akhirat. Prinsipnya miskin materi tak mengapa asalkan kita masih punya nilai kejujuran. Karena kejujuran ibarat pelampung penyelamat ketika manusia menghadapi pengadilan super adil yakni pada hari perhitungan kelak. 


Norma jujur itulah salah satu saksi yang menyelamatkan dari hukuman Allah. Apa jadinya jika harga diri kita sendiri dirusak oleh sikap-sikap yang bertentangan dengan norma kejujuran? Yang pasti akan mendapatkan hukuman dari negara, masyarakat maupun rasa bersalah terhadap Allah penciptanya. Memang sesal hanya terjadi di belakangan. 
Namun sebisa mungkin janganlah merusak harga diri dengan kebohongan dan tindakan yang melawan norma kejujuran di mana saja Anda berada. Sekali Anda berbohong di depan masyarakat luas, hilanglah harga diri Anda selamanya.


Sumber : https://ardanakonsultan.com/artikel/mengenal-pentingnya-integritas-dan-cara-menerapkannya-di-tempat-kerja/

77 komentar:

  1. Nama: Sahrul ramadan
    Kelas: X KI 3
    Absen: 30

    BalasHapus
  2. NAMA:NURUL ISTIQOMAH
    KELAS:XKI3

    BalasHapus
  3. Nama : Afiifah Zalfa Ananda
    Kelas : X KI 3
    Absen : 2

    BalasHapus
  4. Nama :Egi Maulidia
    Kelas:X KI 3
    Absen:8

    BalasHapus
  5. Nama:Diki Maulana
    Kelas:X kI 3
    Absen:6

    BalasHapus
  6. Nama:Adithya Restu Ardiani
    Kelas:XKI3
    Absen:1

    BalasHapus
  7. Nama:Dina Alfiani
    Kelas:X KI3
    Absen:7

    BalasHapus
  8. Nama: Muhammad Pasha Radhitya
    Kelas:X KI 3
    Absen:19

    BalasHapus
  9. Nama:Laura apriliani
    Kelas:X KI 3
    Absen:15

    BalasHapus
  10. Nama : Zalfa Annisa Najla
    Kelas : X KI 3
    Absen : 32

    BalasHapus
  11. Nama:Nurul infarom
    Kelas: X Ki 3
    Absen: 22

    BalasHapus
  12. Nama:Nirwani
    Kelas: X Ki 3
    Absen:21

    BalasHapus
  13. Nama:Eka Purwanti
    Kelas:Ki 3
    Absen:9

    BalasHapus
  14. Nama : Indah Sri Melani
    Kelas : XKI3
    Absen : 14

    BalasHapus
  15. Nama:Riski Febriansyah
    Kelas:X KI 3
    Absen:29

    BalasHapus
  16. Nama : nanang nurwandi
    Kelas : x ki 3
    Absen : 20

    BalasHapus
  17. Nama : Enggar saputra
    Kls. : X KI-3
    ABSEN:11

    BalasHapus
  18. Nama: Muhammad Rifky
    Kelas:X KI3
    Absen:18

    BalasHapus
  19. Nama: Putri Rahmawati
    Kls:X KI3
    Absen:25

    BalasHapus
  20. Nama : Lilis
    Kls : x"KI3
    Absen:16

    BalasHapus
  21. Nama:Fahrizal Nur Zami
    Kelas:X KI 3
    Absen : 12

    BalasHapus
  22. Nama:Deny karya
    Kelas:XKI3
    Absen:5

    BalasHapus
  23. Nama:Sesia Dini Ariska
    Kelas:X KI 3
    Absen:30

    BalasHapus
  24. Nama:Sesia Dini Ariska
    Kelas:X KI 3
    Absen:31

    BalasHapus
  25. Nama:Dea Ananda
    Jelas :X KI3
    Absen:4

    BalasHapus
  26. Nama:Faisal Ari Piyatno
    Kelas:X KI3
    Absen:13

    BalasHapus
  27. Nama: DIKI MAULANA
    Kelas:X KI 3
    No absen:6

    BalasHapus
  28. Nama :Endang Purwaningsih
    Kelas :X KI 3
    Absen :10

    BalasHapus
  29. Nama: Adithya Restu Ardiani
    Kelas:X-KI3
    Absen:1

    BalasHapus
  30. Nama: Rahmadea wardina
    Kelas:X KI3
    Absen:27

    BalasHapus
  31. Nama : Enggar saputra
    Kelas: X KI-3
    Aabsen :11

    BalasHapus
  32. Nama: Deny karya
    Kelas: X KI 3

    BalasHapus
  33. Nama: Putri Rahmawati
    Kls:X KI 3

    BalasHapus
  34. Nama : nanang nurwandi
    Kls : × ki 3
    Absen: 20

    BalasHapus
  35. Nama: Muhammad Pasha Radhitya
    Kelas: X KI 3
    Absen:19

    BalasHapus
  36. Nama: Fahrizal Nur Zami
    Kelas: X KI 3
    Absen : 12

    BalasHapus
  37. Nama : Egi Maulidia
    Kelas: X KI 3
    Absen: 8

    BalasHapus
  38. Nama:Maya aprilia
    Kelas:×KI 3
    Absen:17

    BalasHapus
  39. Nama: Eka Purwanti
    Kelas:Ki 3
    Absen:9

    BalasHapus
  40. Nama:Nurul Istiqomah
    Kelas:XKI3
    Absen:23

    BalasHapus
  41. Haqqi Muhammad Fazle Mawla6 Agustus 2021 07.28

    Nama:Haqqi Muhammad Fazle Mawla
    Kelas:X KI2
    Absen:11

    BalasHapus
  42. Nama : Mui Hela
    Kelas: X ki 2
    Absen: 19

    BalasHapus
  43. Nama: Roland Galuh Adelio
    Kelas: X KI 2
    ABSEN: 27

    BalasHapus
  44. Nama: Lesca fitria alpian
    Kelas: X KI2
    absen: 15

    BalasHapus
  45. Nama : Daniel Rafles Sanjaya
    Kelas : X KI 1
    Absen : 5

    BalasHapus
  46. Nama:Randy Pratama
    Kelas:X KI 1
    Absen:24

    BalasHapus
  47. Nama:Delviani Putri
    Kelas:X KI 1
    Absen:6

    BalasHapus
  48. Nama:Dara Rantau Al Banzari
    Klas:X KI 2
    ABSEN:8

    BalasHapus
  49. Nama:BUDi UTAMI
    Kelas:KI 2
    Absen:5

    BalasHapus
  50. Nama:Zakia Audy Putri
    Kelas:X KI2
    Absen:32

    BalasHapus
  51. Nama:Alfi Retno Novianti
    Kelas:X KI 2
    Absen:1

    BalasHapus
  52. Nama : Mahendra Suwandy
    Kealas : X KI 2
    Absen : 16

    BalasHapus
  53. Nama:Aulia Hana Pertiwi
    Kelas: X KI 1
    Absen: 3

    BalasHapus
  54. Nama: karin anggaraeni amanda putri
    Kelas: X KI 1
    Absen: 16

    BalasHapus
  55. Nama: Hesti Marfina
    Kelas:X KI 1
    Absen: 10

    BalasHapus
  56. Nama:Ummi Lathifah
    Kelas:X KI1
    Absen:30

    BalasHapus
  57. Nama:Riska Ramadhani
    Kelas:X KI 1
    Absen:26

    BalasHapus
  58. Nama:Aries Zahari
    Kelas:x ki 1
    Apsen:2

    BalasHapus
  59. Nama : Irfan Rian Maulana
    Kelas : X Ki 1
    Absen : 13

    BalasHapus
  60. Nama: Lawna Trycara
    Kelas: X KI 1
    Absen:17

    BalasHapus
  61. NAMA :Randy Pratama Sumarna
    KELAS:X KI 1
    ABSEN:24

    BalasHapus
  62. NAMA:YUNITA
    KELAS:X KI 1
    ABSEN:31

    BalasHapus
  63. Nama:indah nurvita Sari
    Kls:X KI 1
    Absen:11

    BalasHapus
  64. Nama:Delviani Putri
    Kelas:X KI 1
    Absen:11

    BalasHapus
  65. Nama: Dinda aulia Nur Syam Wijaya
    Kelas: X KI 1
    Absen: 7

    BalasHapus
  66. Nama: Sayyid Kahfi Al Fathir
    Kelas: X KI 1
    Absen: 28

    BalasHapus
  67. Nama:Maisaroh
    Kelas:X KI 1
    absen: 18

    BalasHapus
  68. Nama:Anisa
    Kelas:X KI 1
    Absen:1

    BalasHapus
  69. Nama:Muhammad Hasyim azhari
    Kelas:X KI 1
    ABSEN:19

    BalasHapus
  70. Nama:Heni
    Kelas:X KI 1
    Absen:9

    BalasHapus
  71. Nama : Lani Putri Ramadhani
    kelas : X KI 2
    absen : 13

    BalasHapus
  72. Nama:Ranti
    Kelas:X KI 1
    Absen:25

    BalasHapus
  73. Muhamamad Chairil Fathir Pahlevi
    Kelas X TOI
    Absen 19

    BalasHapus
  74. muhammad agil
    kelas 10 TOI1
    ABSEN 16

    BalasHapus
  75. Nabil Khoiril Basith
    Kelas 10 TOI 1
    ABSEN 25

    BalasHapus

Silahkan Absen dikomentar ini dengan Format Nama Lengkap dan Kelas.